![]() |
| Istimewa |
Judul : Green Mama ;
Memupuk Masa Depan Ramah Lingkungan bagi Si Buah Hati
Penulis : Manda Aufochs
Gillespie
Penerbit : Metagraf Solo,
Tiga Serangkai
Cetakan : 1, 2015
Tebal : 280 halaman
ISBN : 978-602-72110-2-5
Tren
ramah lingkungan dewasa ini tidak lagi menjadi hal nyeleneh di kalangan
masyarakat luas, melainkan menjadi sebuah keharusan gaya hidup manusia modern
yang peduli terhadap keberlangsungan planet bumi. Di tengah penggunaan sumber daya alam yang
berlebih, dan produk-produk yang dapat memproduksi racun dalam jangka waktu
tertentu, tentunya akan mengkhawatirkan bagi tumbuh kembang anak-anak dan
menjadi ancaman nyata yang berbahaya.
Tidak
heran jika sekarang ini banyak bermunculan kasus ADHD (Attention Deficit
Hyperactivity Disorder) gangguang pemusatan perhatian dan hiperaktivitas,
autisme, kanker pada anak hingga gangguan kelekatan (attachment disorder).
Gaya
hidup ramah lingkungan tampaknya menjadi pilihan tepat, guna melindungi dan
menjadi penyelamat dunia yang sudah tua dan rentan ini. Banyak orang tua, terutama kaum ibu yang tak memiliki
ilmu dalam mengasuh anaknya, terutama dalam hal kesehatan. Sangat jarang kaum
perempuan dari sebelum ia menikah sudah mempersiapkan ilmu tentang merawat
anak. Umumnya kaum wanita baru sibuk belajar setelah dihadapkan dengan masalah.
Sehingga akhirnya solusi yang diambil pun bukanlah solusi yang terbaik.
Buku
ini tentunya layak menjadi pegangan wajib, terutama bagi orang tua yang sayang
dan peduli terhadap masa depan anaknya, sebab menjadi orang tua yang didamba
adalah yang ahli dalam merawat anak-anaknya. Tidak sedikit dari kita yang menyadari hal-hal sepele yang sebenarnya itu
perlu perhatian khusus. Di zaman sekarang, bayi tidur dalam ruangan yang
mungkin paling beracun di seluruh rumah kita. Jika kita menata ulang ruangan
kecil, kamar cadangan, atau membuat kamar tambahan boks bayi baru, meja tempat
mengganti popok, cat tembok, karpet, tirai yang kita gunakan untuk menciptakan
ruangan istimewa itu berpotensi melepaskan zat kimia ke udara. (Hlm.34)
Berbagi tips
Tidak
hanya deretan kalimat-kalimat saja yang disuguhkan sang penulis Manda Aufochs
Gillespe yang sangat menyayangi anak-anaknya, namun buku setebal 280 halaman
ini menyajikan tips-tips praktis, panduan hingga isnpirasi mama cerdas, seperti
halnya menangani cat berbahan timbal. (Hlm. 51)
Bagi
ibu yang benar-benar peduli terhadap buah hatinya, Air Susu Ibu (ASI) amatlah
berharga hingga tidak menginginkan susu formula terbaik pun untuk masuk ke
perut sang bayi. Bermula dari kepedulian seorang bidan Shell Walker terhadap
tetangganya yang akan menjalani operasi dan bayinya baru berusia beberapa
minggu, sedangkan ibunya tidak menginginkan si bayi mendapat susu formula. Eats on Feets
(komunitas ibu yang saling berbagi ASI) menyediakan semacam ajang perjodohan di
Facebook untuk ibu-ibu di seluruh belahan dunia. Shell Walker menetapkan empat
prinsip utama berbagi ASI yang aman. Antara lain : 1-tentukan pilihan setelah memahami informasi; 2-pilihan donor
yang tepat; 3-tanganilah ASI secara aman; dan 4-pasteurisasi ASI di rumah jika
diinginkan. (Hlm. 112)
Menjadi
ramah lingkungan yang terpenting diantaranya adalah bagaimana memilih makanan,
selera makanan anak akan dibentuk oleh orang tua, dan makanan yang dimakan anak
akan membentuk kesehatanya. Meski terlihat rumit, pemikir makanan terkemuka
seperti Michael Pollan mengingatkan kita bahwa hanya ada beberapa prinsip
sederhana dalam memilih makanan yang baik. Makanlah makanan yang sebenarnya,
yakni makanan berbentuk utuh, tidak diproses, dan tidak dikemas, seperti
makanan yang dimakan kakek-nenek kita saat mereka masih kecil, yakni telur,
mentega, sayuran, kacang-kacangan, dan apel. Jangan terkecoh. Nenek kita tida
menyajikan makanan cepat saji yang “sehat”, seperti yogurt kemasan, sarapan
instan atau susu berperasa. (Hlm. 134)
Zat-zat
kimia sudah terlanjur berbaur dengan setiap aktivitas kita setiap hari, dari
perabot rumah tangga, makanan hingga mainan bagi anak-anak kita. Bukan tidak
mungkin menjadi warisan bencana bagi generasi selanjutnya. Pemerintah Amerika
Serikat mengizinkan tujuh zat kimia baru setiap hari dan lebih dari 85.000 zat
kimia telah beredar di pasaran. (Hlm. 169)
semua kembali pada kita, mau
mengikuti pasar atau melawan dengan pola ramah lingkungan.
*Achmad Ulil Albab

0 komentar: