Tajug Syahadat adalah acara rutin bulanan, dengan konsep silaturrahim pikiran berbentuk ngaji bareng, sinau bareng, dialog, diskusi dan apapun yang sifatnya kebersamaan untuk mencari fokus kerangka berfikir, menajamkan hati kemudian mencari formula bersama perihal masalah aktual melalui pendekatan kebudayaan dan humanisme.
Acara ini juga mencoba menampung berbagai kreatiftas, budaya, dan kesenian lokal dan sebagainya sebagai wahana untuk menyampaikan saling rasa bersama.
Kemudian, acara ini diharapkan semoga akan menjadi simpul atau gelombang baru di wilayah Kudus sebagaimana acara yang sudah ada, seperti misalya Suluk Maleman di Pati dan berbagai komunitas serupa lain di banyak kota. Meskipun berdirinya pun tidak (belum) ada afiliasi sama sekali dengan acara-acara tersebut.
Acara ini dimotori awal oleh ustadz Assiry Presiden Kaligrafi (pimpinan Pesantren Seni Rupa & kaligrafi PSKQ Modern Kudus), Gus Mohammad Aniq Pati, dan Kang Aelka Hamid (warga baru di Kudus asal Semarang). Dimana ustadz Assiry memfasilitasi tempat miliknya di Arjuna Resto & Kedai Kopi Ndeso untuk menjadi rumah bagi acara ini. Dan masing-masing membawa kegelisahan bahwa belum adanya forum budaya yang mewadahi gerakan kesenian dan kebudayaan di wilayah Kudus.
Sumber : Fp Tajug Syahadat

0 komentar: